Sinyal Analog dan Digital

Ide dalam mengembangkan teknologi dan peranannya dalam membantu serta mempermudah kehidupan umat manusia sangatlah beragam. Dan sekarang ini, banyak teknologi yang menerapkan penggunaan sinyal analog dan digital. Ada teknologi yang hanya menggunakan sinyal analog saja, begitupun sebaliknya, serta ada juga yang membutuhkan kedua sinyal sekaligus dalam satu teknologi. Berikut akan dibahas tentang pengertian dari kedua sinyal tersebut.

Sinyal analog merupakan sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. pada sinyal analog, terdapat dua parameter yang dianggap penting yaitu frekuensi dan amplitudo. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus,dikarenakan gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. gelombang pada sinyal analog memiliki tiga variabel dasar, diantaranya amplitudo, frekuensi, dan phase.

https://anafajrin.files.wordpress.com/2015/02/bentuk-sinyal-analog-dan-sinyal-digital.png
perbedaan sinyal analog dan sinyal digital

Sedangkan sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal ini tidak mudah terpengaruh oleh noise karena hanya memiliki besaran 0 dan 1. tetapi, sinyal digital mempunyai jarak jangkau yang terlampau dekat. sinyal ini biasa disebut sinyal diskret.

Sinyal digital memiliki beberapa kelebihan dibandingkan sinyal analog diantaranya mampu mengirim informasi secepat kilat. kelebihan lainnya adalah penggunaan yang berulang terhadap informasi tidak merusak kualitas serta kuantitas informasi tersebut. Lalu,  mudah untuk memproses dan memodifikas informasi, dan dapat mengirim informasi dalam jumlah besar.

Contoh produk dari sinyal digital adalah CD, DVD, Flashdisk, dan Hardisk. sedangkan untuk contoh produk sinyal analog adalah pita tape magnetik.

sumber